BOPEL2NEWS Kebebasan Finansial Chelsea

Jadi Chelsea itu enak. Uang mengalir dengan lancar, tanpa harus mengorbankan pemain terlebih dahulu.

Di bursa transfer musim dingin 2024 ini, Chelsea berencana menambah pemain baru. Posisi yang sangat dibutuhkan adalah penyerang tengah.

Ada sejumlah nama yang dirumorkan akan merapat ke Stamford Bridge. Misalnya, Victor Osimhen dari Napoli dan Ivan Toney dari Brentford.

Harga masing-masing pemain terbilang sangat mahal. Dari laporan sebelumnya, baik itu osimhen dan Toney harus ditebus di angka lebih dari 100 juta Euro.

Perlu Korbankan Pemain?

Dengan angka sebesar itu, banyak laporan yang meyakini bahwa Chelsea harus menjual pemain terlebih dahulu demi membiayai pembelian.

Hal itu perlu di lakukan dengan anggapan untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub. Apalagi, Chelsea sudah jor-joran dalam dua bursa transfer terakhir.

Selain itu, Chelsea juga harus mempertimbangkan Financial Fair Play (FFP). Yang intinya, klub tidak boleh terus-terusan mengeluarkan uang untuk membeli pemain, tanpa ada penjualan pemain.

Di bantah Pochettino

Akan tetapi, anggapan laporan itu dibantah langsung oleh Mauricio Pochettino. Manajer Chelsea ini memastikan bahwa cara kerjanya tidak seperti itu.

“Tidak seperti itu. Seperti yang kalian tahu, banyak rumor yang beredar seputar klub ini,” ujarnya di lansir dari GOAL.

“Mereka [manajemen] tidak menyampaikan seperti itu ke saya. Jadi tidak perlu menjual pemain demi bisa membeli pemain baru.

Masih Terseok-seok

Terlepas dari kebebasan finansial milik Chelsea, performa klub justru masih terseok-seok. Chelsea kini tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga Inggris 2023/2024.

Dari 20 kali bermain, Cole Palmer dkk sudah menelan delapan kekalahan, empat kali imbang, dan delapan kali menang.

SILAHKAN CHAT KE WHATSAPP BOPELNEWS
UNTUK INFO LEBIH LANJUT SEPUTAR BOPEL.NEWS

~~~
KUMPULAN BERITA TERLENGKAP HANYA DI BOPELNEWS

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan